Sedangkan Kepala Kantor UPP Kelas III Korido, Willem Thobias Fofid, menyampaikan penyusunan dokumen DED ini menjadi bukti komitmen Kemenhub dalam menjawab keterbatasan infrastruktur di daerah perbatasan.
Ia menjelaskan pengembangan jangka pendek Pelabuhan Korido akan meliputi studi dan analisis fasilitas sisi laut yaitu perpanjangan dermaga oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Kepelabuhanan T.A 2027 dan fasilitas sisi darat meliputi area walkway, pagar, terminal penumpang, kantin dan area komersil untuk tahun anggaran 2026 melalui APBD Provinsi Papua. Willem berharap kolaborasi ini berlanjut untuk menghadirkan solusi teknologi yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat timur Indonesia.
"Semoga kolaborasi ini berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya. Penguatan kedaulatan data pergerakan kapal dan aktivitas pelabuhan akan semakin aman dan terintegrasi, sekaligus memperkuat pengawasan serta keselamatan pelayaran," pungkas Willem.