Budi menambahkan, modus penipuan ini dilakukan oknum tersebut dengan cara memalsukan QRIS. "Kasus-kasus seperti ini sedang marak (terjadi) banget. Jadi dia bikin QRIS palsu dengan pakai nama dealer (Chery) tempat dia bekerja, tapi sebenarnya itu masuk ke rekening pribadi," bilang Budi.
Parahnya lagi, transfer ke QRIS palsu oleh konsumen tersebut tidak dilakukan sekali dua kali, melainkan berkali-kali, hingga tembus puluhan juta rupiah. Artinya konsumen tak sadar telah mengirim uang ke rekening palsu.
"Yang kami sayangkan transaksi ini nggak sekali, tetapi berkali-kali. Jadi kita sudah reach ke kustomer untuk pendampingan ke pihak berwajib. Kita juga langsung keluarkan notifikasi (warning) di semua dealer, website, sama official Chery website," tukas Budi.