Tidak ada satu zat pun yang bisa menggantikan efek restoratif tidur. Sebab itu, tidur merupakan komponen satu-satunya yang harus kita jaga terutama saat berencana akan mudik dengan menyetir kendaraan sendiri.
Dalam kondisi mengantuk, Jusri menambahkan kecepatan motorik pengendara dalam menyikapi hal-hal di jalan raya pun lebih lambat.
"Sangat klasik sekali, kalau ada tanda-tanda fatigue atau letih atau ngantuk, itu segera cari tempat istirahat. Atau, menunda perjalanan kalau belum memulai perjalanan. Menunda atau mengganti moda transportasi, atau kalau ada suruh orang lain yang bawa. Intinya dia tidak boleh mengemudi saat dia letih," tegasnya.
"Ini menjadi pelajaran bagi semua pengguna jalan. Jalan raya sebagai area atau lingkungan tidak aman. Oleh karena itu kalau perlu istirahat atau berhenti, coba berhenti di tempat aman, kalau ada tempat parkir kita berhenti di tempat parkir," katanya.