Akun tersebut menambahkan, kejadian pamer alat kelamin itu terjadi siang hari. Korban merupakan warga Desa Gedungkulut. Saat itu dia hendak berangkat kerja.
Diduga pelaku lebih dari sekali beraksi. Menurut pengakuan korban, banyak warga yang berpapasan dengan pelaku. Hanya saja, cuma satu orang yang merekamnya.
"Kejadian pun tidak hanya 1x itu saja, kebetulan itu pas kerekam, kebanyakan korban anak berangkat kerja sif 2 jam 13.00wib dan pulang kerja jam 14.30wib," tambah akun tersebut.
Unggahan tersebut direspons beberapa warganet. Salah satunya mengaku juga pernah melihat pelaku pamer alat kelamin, cuma dia tidak merekamnya.
"😭 ditokno karo sepedaan yo onok min 😭, sayange ga kerekam soale nyabrang 😭" tulis akun @mayfane****.