NADIKABAR.COM — Polisi meringkus pria yang memamerkan alat kelamin di Jalan Desa Padeg, Kecamatan Cerme, Gresik yang sempat viral di media sosial. Pelakunya berinisial SH (38) warga Desa Cagak Agung, Cerme Gresik.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Mohammad Prasetyo mengatakan, pelaku diamankan di rumahnya tanpa perlawanan. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sering melihat video porno.

"Untuk motifnya, pelaku terinspirasi oleh video porno yang sering dilihatnya. Selain itu pelaku merasa puas setelah memperlihatkan alat kelaminya kepada pengendara perempuan," kata Prasetyo, Kamis (10/9/2026).

Prasetyo menambahkan, dalam menjalankan aksinya, pelaku memanfaatkan jalanan yang sepi. Ia kerap menunggu wanita mengendarai sepeda motor sendirian.

"Aksi pelaku biasanya dilakukan pada siang hari dan memanfaatkan kondisi jalanan yang sepi," tambah Prasetyo.

Prasetyo menjelaskan, korban yang berinisial NH (21) warga Cerme ini telah telah mengalami kejadian tersebut sebanyak empat kali. Pada peristiwa yang terakhir, korban merekam aksi tersebut untuk dilaporkan ke Polres Gresik.

"Korban sudah mengalami peristiwa itu sebanyak empat kali. Pada aksinya yang terakhir, korban merekam perjalanannya karena telah menaruh curiga terhadap pelaku," jelasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 406 huruf a Undang-undang Hukum Pidana Tahun 2023 tentang terjadinya tindak pidana setiap orang yang melanggar kesusilaan di muka umum.

Sebelumnya, Warga Cerme, Gresik dibikin resah dengan ulah seorang pengendara motor yang identitasnya masih belum diketahui. Pemotor tersebut memamerkan alat kelaminnya saat melintas di jalan Desa Padeg.

"Pamer Manuk Rek. Salah satu akun minta tolong agar diviralkan agar segera ada tindak lanjut dari pihak yang berwajib" tulis akun tersebut seperti dilihat NadiKabar, Rabu (2/9/2026) malam.

Akun tersebut menambahkan, kejadian pamer alat kelamin itu terjadi siang hari. Korban merupakan warga Desa Gedungkulut. Saat itu dia hendak berangkat kerja.

Diduga pelaku lebih dari sekali beraksi. Menurut pengakuan korban, banyak warga yang berpapasan dengan pelaku. Hanya saja, cuma satu orang yang merekamnya.

"Kejadian pun tidak hanya 1x itu saja, kebetulan itu pas kerekam, kebanyakan korban anak berangkat kerja sif 2 jam 13.00wib dan pulang kerja jam 14.30wib," tambah akun tersebut.

Unggahan tersebut direspons beberapa warganet. Salah satunya mengaku juga pernah melihat pelaku pamer alat kelamin, cuma dia tidak merekamnya.

"😭 ditokno karo sepedaan yo onok min 😭, sayange ga kerekam soale nyabrang 😭" tulis akun @mayfane****.