NADIKABAR.COM β€” Dinas Perindustrian Kabupaten Nabire, Papua Tengah, melibatkan pelaku usaha Orang Asli Papua (OAP) yang telah berkembang sebagai instruktur pelatihan bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) pemula untuk menjaga keberlanjutan keterampilan dan pengembangan usaha masyarakat.

Kepala Bidang Industri Logam, Mesin, Elektronika dan Aneka (ILMEA) Dinas Perindustrian Nabire Jenie YR Kawer di Nabire, Kamis, mengatakan program tahun ini mencakup 10 pelatihan yang dibarengi dengan bantuan peralatan.

β€œKegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah distrik, dengan jenis pelatihan disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan usaha masyarakat. Jumlah peserta bervariasi antara 20 hingga 25 orang, bergantung pada jenis kegiatan,” katanya.

Ia mengatakan, salah satu contoh keberlanjutan program terlihat di Distrik Wanggar, tempat sejumlah kelompok usaha keripik telah rutin berproduksi dan pelaku usaha yang lebih berpengalaman mulai melatih peserta pemula.