NADIKABAR.COM — Setiap bisnis ingin mempertahankan pelanggan, tapi banyak yang baru sadar setelah pelanggan sudah pergi. Prediksi customer churn dengan Python membantu kamu membaca siapa yang berisiko pergi sebelum terlambat.
Kamu tidak perlu menunggu angka penjualan turun untuk bertindak, karena data pelanggan sudah menyimpan sinyalnya.
Kelas detikcourse Kenali Risiko Bisnis Lewat Data Science dan Python mengajarkan Predictive Analytics untuk menganalisis data pelanggan dan menemukan pola perilaku.
Materinya diawali dari peran Data Science dalam pengambilan keputusan bisnis, lalu mencakup pemahaman data, penentuan target dan fitur, data preparation, hingga exploratory data analysis.
Peserta praktik memakai Python dan Google Colab untuk membangun model Decision Tree dan Random Forest Classification lewat studi kasus Customer Churn Prediction.
Hasil model dievaluasi dengan Confusion Matrix, Accuracy, Precision, Recall, dan F1-Score, lalu diterjemahkan menjadi business insight untuk menentukan strategi bisnis.
Hasil prediksi dibaca sebagai risiko pelanggan, jadi tim bisnis bisa menyusun langkah retensi yang lebih tepat. Dengan begitu, keputusan retensi bertumpu pada data yang bisa diuji.
Kelas berlangsung dua jam lewat Zoom, jadi kamu bisa ikut dari mana saja.Hari: SelasaTanggal: 13 Oktober 2026Waktu: 19.00-21.00 WIBLokasi: Online via Zoom Meeting
Kelas ini cocok untuk data analyst, business analyst, marketer, business development, profesional, entrepreneur, mahasiswa, dan fresh graduate. Tidak harus punya latar belakang IT atau pengalaman sebagai programmer. Peserta mendapat e-sertifikat detikcourse, video recording kelas, hands-on practice bersama expert, serta career tips dan insight industri. Ada juga kesempatan dipublikasikan di artikel NadiKabar.
Kalau kamu ingin menguasai prediksi customer churn dengan Python untuk mendukung keputusan berbasis data, daftarkan dirimu sekarang melalui detikevent!