"Organisasi yang sehat tentulah organisasi yang terus bergerak dinamis. Penyempurnaan perlu terus dilakukan untuk menciptakan birokrasi yang lebih efektif, efisien, lincah, dan responsif," ujarnya.

Akselerasi kinerja ini mutlak diperlukan guna mencapai seluruh target strategis kelembagaan secara optimal.

Lebih lanjut, pembenahan birokrasi tidak boleh dimaknai sekadar sebagai pergantian susunan jabatan semata. Langkah taktis ini merupakan wujud nyata strategi penguatan sistem kerja aparatur negara. Struktur internal wajib disesuaikan dengan perkembangan regulasi maupun dinamika kebutuhan masyarakat luas.

"Penyempurnaan ini bukan sekadar mengubah bagan jabatan, melainkan langkah strategis untuk menyesuaikan struktur dengan perkembangan regulasi, kebutuhan masyarakat, dan dinamika zaman," jelasnya.

Optimalisasi tata kerja ini diyakini siap memberikan dukungan maksimal terhadap fungsi pokok dewan.