Menurut dia, Persebaya sebenarnya mampu menciptakan peluang melalui berbagai pola serangan, mulai dari penetrasi ke ruang pertahanan lawan hingga umpan silang dan penyelesaian di sejumlah area kotak penalti.
Namun, kata pelatih asal Portugal itu, upaya tersebut belum menghasilkan tambahan gol karena tembakan pemain Persebaya mampu dihalau penjaga gawang, diblok pemain bertahan, atau tidak mengarah secara akurat ke gawang.
“Sepak bola adalah tentang gol. Jika bisa mencetak gol dan tidak kebobolan, peluang untuk menang akan lebih besar. Sayangnya, kami kebobolan dua gol,” ucapnya.
Tavares juga mengakui keterbatasan kondisi skuad menjadi tantangan dalam menghadapi jadwal pertandingan yang padat sepanjang Oktober, terutama karena sejumlah pemain mengalami cedera atau belum berada dalam kondisi fisik optimal.
“Kami akan melihat kondisi pemain saat latihan dan berkoordinasi dengan tim medis untuk menentukan siapa yang paling siap membantu tim pada pertandingan berikutnya,” ujarnya.