NADIKABAR.COM — Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengkritik wasit yang mensahkan gol Persijap Jepara saat kedua tim bermain imbang 1-1 pada pertandingan Super League hari ini.

"Menurut saya, itu seharusnya pelanggaran dan VAR harus menganulir gol tersebut. Pemain nomor 12 Persijap tidak menyentuh bola, tetapi mengenai kaki Miguel sehingga membuatnya terjatuh," kata Tavares dalam konferensi pers setelah pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat malam.

Menurut pelatih asal Portugal itu, para pemain Persebaya sempat mengira wasit akan menghentikan pertandingan karena pelanggaran itu sehingga konsentrasi terganggu ketika gol Persijap disahkan.

Ia mempertanyakan proses pemeriksaan VAR karena menilai tayangan ulang seharusnya dapat memperlihatkan kontak antara pemain Persijap dan Miguel.

Namun Tavares mengakui Persebaya tak menunjukkan permainan terbaik pada babak pertama karena memberikan sejumlah kesempatan Persijap untuk melancarkan serangan balik.