Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar menyampaikan bahwa penguatan kemitraan ini diharapkan dapat membuka peluang bisnis baru sekaligus meningkatkan konektivitas perdagangan maritim antara Indonesia dan Amerika Serikat.

"Pelindo melihat adanya peluang besar untuk mengembangkan kerja sama bisnis dengan Port of Los Angeles, khususnya dalam memperkuat konektivitas pelayaran dan mendukung kelancaran arus perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat," ujar Achmad dalam keterangan tertulis, Jumat (6/11/2026).

"Kedua pihak telah memiliki rekam jejak kemitraan yang baik, dan melalui MoU ini kami berharap dapat menjajaki berbagai inisiatif bisnis yang memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak," lanjutnya.

Selain membuka peluang bisnis, kerja sama ini juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing layanan kepelabuhanan melalui pertukaran pengalaman serta pemanfaatan inovasi dan teknologi.

Salah satu bidang yang berpotensi dikembangkan adalah transformasi digital, termasuk penjajakan pertukaran pengetahuan terkait Port Optimizer yang digunakan Port of Los Angeles dan ADHARA, platform yang baru diluncurkan Pelindo untuk menghubungkan ekosistem maritim dan logistik.

Penjajakan tersebut diharapkan dapat membuka ruang pembelajaran bersama dalam menghadirkan layanan pelabuhan yang semakin terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan.

Kedua pihak juga berpeluang memperluas kolaborasi dalam pengembangan infrastruktur, peningkatan keunggulan operasional, serta penerapan praktik kepelabuhanan yang ramah lingkungan.