Andi menilai Indonesia masih membutuhkan lebih banyak lapangan yang memenuhi standar guna mendukung penyelenggaraan kegiatan tenis berskala internasional.

Pelti membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem tersebut, termasuk apabila terdapat akademi atau pusat pelatihan internasional yang dibangun di Indonesia.

Menurut Andi, pengembangan ekosistem secara menyeluruh menjadi kunci agar tenis tidak hanya berkembang dari sisi prestasi, tetapi juga memiliki daya tarik secara komersial dan menopang pembinaan secara berkelanjutan.