NADIKABAR.COM — Pembalap Spanyol Carlos Cano menjadi juara dunia Moto3 Junior FIM 2026, meski berstatus debutan pada kejuaraan tersebut, setelah merebut peringkat ketiga pada balapan (race) pertama seri terakhir musim di Sirkuit Misano, Emilia-Romagna, Italia, Minggu.

Dikutip dari laman FIM MotoJunior, hasil tersebut membuat posisi pembalap CFMoto Aspar Junior itu tidak akan tergeser di puncak klasemen akhir Moto3 Junior 2026.

Tambahan 16 poin dari race pertama Misano membuat Carlos Cano kini mengoleksi 196 poin, berselisih 40 poin dari posisi kedua Yaroslav Karpushin (156 poin) yang merupakan rekan setimnya.

Artinya, andai Karpushin memenangi balapan penutup Kejuaraan Dunia Moto3 Junior FIM 2026 yakni race kedua Sirkuit Misano, Minggu, mulai pukul 19.00 WIB, dia tetap tidak akan bisa menggeser Cano dari nomor satu klasemen.

Adapun pemenang race pertama di Sirkuit Misano adalah Fernando Bujosa (AC Racing), disusul Yaroslav Karpushin yang merebut posisi kedua.

Pembalap Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa (Honda Asia-Dream Racing) menuntaskan balapan tersebut di urutan ke-10 lantaran mendapatkan hukuman tambahan waktu enam detik karena tidak menjalankan sanksi long lap penalty.

Carlos Cano, yang baru berumur 16 tahun, tampil impresif sepanjang Kejuaraan Dunia FIM 2026.

Sampai race pertama seri ketujuh di Misano, dia sudah mengantongi lima kemenangan yakni race pertama di Jerez (Spanyol), Magny-Cours (Prancis), dua race di Valencia (Spanyol) dan race pertama di Aragon (Spanyol).

Hanya Fernando Bujosa yang mendekati total trofi pemenang balapan milik Carlos Cano, itu pun hanya dua kali.

Prestasi tersebut membuat Carlos Cano berhak tampil di Moto3 2027 meski saat itu usianya belum genap 18 tahun.

Cano berpeluang besar mengisi satu kursi di CFMoto Aspar pada Moto3 2027, apalagi salah satu pembalap mereka di Moto3 2026 yakni Maximo Quiles akan naik kelas ke Moto2 pada musim depan. Quiles sendiri berstatus sebagai juara dunia Moto3 2026.