NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menargetkan pembangunan Pondok Pesantren Babul Jannah Thalibul Ilmi yang terdampak banjir bandang di Desa Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, selesai pada akhir Oktober mendatang.

"Hingga awal Oktober, progres pembiayaan fisik melalui dana transfer ke daerah (TKD) telah mencapai tahap pencairan dana uang muka sebesar 49 persen," kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Barat, Hendra Saputra kepada wartawan, Kamis.

Ada pun fasilitas dan anggaran yang dibangun mencakup dua unit balai pengajian dengan anggaran sebesar Rp672 juta, pembangunan dua unit asrama putra dan putri masing-masing dianggarkan Rp180 juta.

Kemudian pembangunan dua unit bangunan MCK putra dan putri asing-masing dianggarkan Rp144 juta.

Ia mengatakan saat ini pemerintah daerah terus berupaya memacu progres pembangunan kembali infrastruktur Pondok Pesantren (Dayah) tersebut, yang sebelumnya sempat hancur diterjang banjir bandang menjelang akhir tahun 2025 lalu.

Hendra Saputra menjelaskan pembangunan fisik yang sedang berjalan difokuskan pada fasilitas permanen berbasis beton untuk menggantikan bangunan lama yang hilang terbawa arus banjir.

"Bangunan ini sebelumnya rusak total dan terbawa arus banjir hingga menyisakan tanah rata. Oleh karena itu, kita bangun kembali secara permanen dengan struktur beton agar dapat digunakan santri secara utuh dan sempurna," ujar Hendra.

Ia menuturkan seluruh spesifikasi fisik telah melewati tahap survei dan perencanaan matang oleh tim konsultan. Pihaknya optimis pengerjaan proyek dapat rampung lebih cepat dari jadwal kontrak.

"Sesuai target dan perencanaan, kita mengupayakan pembangunan ini selesai lebih awal, insya Allah pada akhir Oktober target 100 persen dapat tercapai," pungkasnya.