"Bangunan ini sebelumnya rusak total dan terbawa arus banjir hingga menyisakan tanah rata. Oleh karena itu, kita bangun kembali secara permanen dengan struktur beton agar dapat digunakan santri secara utuh dan sempurna," ujar Hendra.

Ia menuturkan seluruh spesifikasi fisik telah melewati tahap survei dan perencanaan matang oleh tim konsultan. Pihaknya optimis pengerjaan proyek dapat rampung lebih cepat dari jadwal kontrak.

"Sesuai target dan perencanaan, kita mengupayakan pembangunan ini selesai lebih awal, insya Allah pada akhir Oktober target 100 persen dapat tercapai," pungkasnya.