Secara psikologis, dampak yang dirasakan juga pada banyak kepala keluarga yang mengalami stres, sulit tidur, dan cenderung lebih tertutup atau menjadi pendiam.

Dari sisi ketenagakerjaan, pekerja kontrak menghadapi ketidakpastian tinggi. Kontrak berakhir mendadak dengan masa pemberitahuan hanya dua minggu, sementara kompensasi yang diterima dinilai tidak memadai.

Sebagian pekerja terampil kemudian pergi mencari penghidupan ke kota lain, seperti Samarinda dan Balikpapan. Perempuan pun ikut menanggung beban ganda, bekerja lebih keras untuk menambah penghasilan keluarga sekaligus mengurus rumah tangga sendirian saat pasangan dirumahkan.