Handika kemudian mencungkil pintu kamar dengan golok. Jaksa mengatakan terdakwa menemukan kunci mobil Pajero Sport serta perhiasan, namun belum mengambilnya.
Terdakwa kemudian duduk bersantai di ruang tengah rumah korban. Pada pukul 19.00 WIB, korban tiba di rumah.
Handika yang mendengar pintu gerbang terbuka langsung bersembunyi di balik pintu kamar. Handika kemudian menyergap korban Afzal saat masuk ke kamar dan menebas leher korban dengan golok.
Istri Afza, Fizza, kemudian berteriak melihat suaminya tersungkur dan mencoba melarikan diri. Namun, terdakwa mengejar dan membacok korban secara membabi buta.
Terdakwa kemudian mengambil senapan angin dan menembak kedua korban di bagian kepala dan perut. Setelah itu, terdakwa pergi ke toko milik korban dengan menaiki Pajero Sport korban.