Kini, Amerika Serikat sudah mendapatkan bahan baku prekursor dan katoda dari Indonesia.
Indonesia juga telah memiliki tiga pabrik baterai, termasuk pabrik di Karawang, Jawa Barat, yang diresmikan pada 2024.
Sementara itu, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Tri Winarno menambahkan langkah berikutnya adalah memperdalam rantai industri menuju produk dengan nilai tambah yang semakin tinggi, termasuk bahan antara dan komponen untuk industri baterai.
Kajian ini menjadi penanda arah hilirisasi tahap berikutnya.
Pemerintah ingin memastikan mineral yang diolah di dalam negeri tidak berhenti sebagai bahan setengah jadi, tetapi berlanjut menjadi produk akhir yang memberi nilai tambah lebih besar bagi Indonesia.