"Tapi kita waspadai jangan sampai jadi judol. Makanya uang-uang dana nanti itu akan target pada ibu-ibu. Kalau ibu-ibu lebih sedikit judol lah," ujarnya.
Luhut mengatakan pemerintah menargetkan sekitar 50 juta masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1-5 yang akan mendapatkan bansos ini.
"Masyarakat termiskin yang ada tadi 50 juta ya? 50 juta itu sudah pasti akan diberikan. Nanti tadi pertanyaannya dari mana uangnya? Ya nanti saya kira fiskal kemarin presiden dengan penghematan digitalisasi yang kami hitung bisa mencapai Rp 1.200 triliun, itu angka itu bisa akan turun ke bawah. Jadi presiden ingin tadi masalah keadilan itu betul-betul sampai ke bawah, jadi pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat," katanya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat untuk memiliki rekening di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI). Rekening bank tersebut akan digunakan untuk penyaluran bantuan sosial (bansos) pemerintah.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan rekening tersebut nantinya akan diberikan kepada masyarakat di atas usia 18 tahun yang belum memiliki rekening bank. Pembukaan rekening ini dilakukan agar penyaluran bansos bisa cepat dan tepat.