Stok tersebut akan dijual kepada UMKM peternak ayam pedaging dan petelur dengan harga pokok Rp5.500 per kg guna mengantisipasi kenaikan biaya pakan.

"Karena harga jagungnya naik, harga pakannya naik, maka harga ayam dan telur sedikit naik. Bulog punya 100 ribu-150 ribu ton, sudah kita putuskan dijual harga pokok Rp5.500 untuk UMKM peternak ayam atau petelur," ujarnya pula.

Ia berharap penyaluran jagung dengan harga tersebut dapat menjaga kestabilan biaya produksi peternak, sehingga harga ayam dan telur di pasaran tetap terkendali.