"Ini kalau dikembangkan, luasan lautan, pantai kita demikian panjang, pasti akan sangat besar manfaatnya bagi kehidupan masyarakat di pelosok-pelosok, di pesisir pantai yang selama ini tidak memiliki akses yang cukup baik untuk masuk sektor industri," ujarnya.
Tak hanya itu, pemerintah juga berencana mengembangkan kawasan industri khusus berbasis sagu di Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku.
Pasalnya, daerah tersebut memiliki potensi sagu yang melimpah sehingga dapat dikembangkan menjadi salah satu pusat industri pengolahan komoditas tersebut.
"Sagu kita melimpah. Di Seram Bagian Timur melimpah. Kita rencanakan ini menjadi satu kawasan industri khusus sagu," katanya.
Sarmuji mengingatkan pengembangan komoditas unggulan daerah tidak hanya mendorong pertumbuhan industri, tetapi juga bisa memperluas pemerataan pembangunan, terutama di luar Pulau Jawa.
Lebih lanjut, pemerintah berharap pengembangan industri berbasis potensi lokal dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.