Memasuki Oktober, Honi mengatakan sebagian wilayah mulai memasuki awal musim hujan, sedangkan sejumlah wilayah lainnya mengalami keterlambatan akibat dampak El Nino. Oleh karena itu, kewaspadaan terhadap potensi karhutla tetap diperlukan, terutama di wilayah rawan.
"Kami dari pemerintah dan unsur-unsur yang lain juga tidak mengendurkan upaya-upaya untuk menanggulangi karhutla," kata dia.
Honi menegaskan pemerintah akan mempertahankan kolaborasi antara TNI, Polri, BNPB, Kementerian Kehutanan, Kementerian Dalam Negeri, pemerintah daerah, Manggala Agni, serta unsur lainnya untuk menangani karhutla secara efektif dan efisien.
"Kita akan berupaya maksimal, pemerintah ini bersungguh-sungguh agar karhutla ini dapat ditangani secara baik, efektif dan efisien," ujar dia.