Pemerintah berencana memperketat penyaluran BBM subsidi mulai tahun depan sebagai upaya memastikan subsidi energi diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Kuota BBM subsidi pada 2027 ditetapkan hanya sekitar 20,09 juta kiloliter (KL), turun tajam dibandingkan proyeksi penyaluran tahun ini yang mencapai sekitar 48 juta KL.

Kementerian Keuangan menyebut pengurangan kuota tersebut berkaitan dengan rencana pengendalian penyaluran BBM subsidi, termasuk untuk BBM jenis Pertalite.