Program Magang Nasional tahap II pada 2026 ditargetkan menjangkau 150.000 lulusan baru dengan dukungan anggaran Rp4,14 triliun. Pemerintah juga mengalokasikan anggaran pelatihan vokasi sebesar Rp2,12 triliun bagi 220.000 lulusan SMK dan 50.000 pekerja terdampak PHK.

Secara keseluruhan, Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 menargetkan 340.000 peserta, termasuk tambahan 270.000 peserta dari stimulus ekonomi semester II. Hingga Agustus 2026, tercatat sebanyak 89.337 peserta telah mengikuti pelatihan vokasi tersebut.

Haryo menuturkan bahwa ke depan seluruh fasilitas milik pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan industri harus dimanfaatkan secara optimal.

Di sisi lain, pengembangan sektor pariwisata menjadi bagian penting untuk memperluas aktivitas ekonomi di berbagai daerah. Sektor ini terhubung langsung dengan bisnis transportasi, akomodasi, kuliner, ekonomi kreatif, hingga usaha mikro setempat.

Sepanjang 2025, Indonesia mencatat 15,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 1,2 miliar perjalanan wisatawan nusantara. Sektor ini menyumbang devisa USD18,28 miliar, mendukung 25,91 juta tenaga kerja, dan berkontribusi 3,97 persen terhadap PDB.

Tren positif pariwisata berlanjut pada Januari hingga Agustus 2026 dengan pencapaian 10,58 juta kunjungan wisatawan mancanegara. Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara mencapai 842,15 juta dan devisa semester I tercatat USD8,43 miliar.