"Kami mengharapkan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan bantuan tidak berhenti pada serah terima, tetapi berlanjut pada keberlangsungan usaha dan dampak ekonomi bagi penerima manfaat," ujar Temmy.
Untuk memastikan bantuan dimanfaatkan secara optimal, Temmy mengingatkan pemerintah daerah agar memperhatikan sejumlah aspek, antara lain kesesuaian bantuan dengan kebutuhan produksi, kesiapan lokasi dan fasilitas operasional, ketersediaan sumber daya manusia, serta dukungan utilitas seperti listrik, air, dan jaringan telekomunikasi.
Selain bantuan sarana produksi, Kementerian UMKM memfasilitasi tenaga pendamping di setiap Klinik UMKM untuk memberikan konsultasi terkait produksi, pembiayaan, dan pemasaran kepada pelaku usaha.