Airlangga menjelaskan evaluasi tersebut memperhatikan tingginya kebutuhan rupiah yang perlu dipenuhi, terutama untuk operasional perusahaan.

Senada, Wakil Menteri Keuangan Nurkholisoh Ibnu Aman mengatakan hasil evaluasi menunjukkan pemasukan dan penggunaan DHE SDA relatif stabil. Namun, konversi valuta asing ke rupiah mengalami penurunan cukup signifikan.

"Konversi ke rupiah ini menurun cukup signifikan sampai dengan minus 37,4 persen, sementara retensi valas ini meningkat," ujarnya.

Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan perlunya penyesuaian kebijakan untuk mendukung kelancaran kegiatan dunia usaha.