NADIKABAR.COM — Pemerintah menargetkan Nilai Tukar Nelayan (NTN) dapat meningkat ke angka 120 pada tahun depan, sebagai upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Jakarta, Jumat, menyatakan peningkatan nilai tukar tersebut krusial mengingat kondisi nelayan saat ini masih tergolong rentan. Pada 2025, NTN tercatat berada di angka 103, sebelum naik menjadi 108 pada 2026.
"Nilai tukar 103 itu artinya kalau modalnya Rp100 juta, untungnya hanya Rp3 juta. Rugi. Nelayan kalau tidak dikasih bantuan beras 30 kg , bantuan tunai, dia tidak bisa menyekolahkan anaknya,” ujar Zulkifli.
Nilai tukar nelayan merupakan indikator pengukuran tingkat kesejahteraan masyarakat dengan membandingkan hasil pendapatan dan pengeluaran masyarakat nelayan yang diperoleh dari kegiatan perikanan tangkap dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.