"Menghadapi kondisi saat ini pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan tanpa panik. Jangan sampai ada tindakan panik membeli yang hanya merugikan semua di tengah situasi darurat ini," kata Mirwan.
Sementara itu Keuchik (Kepala Desa) Lhok Raya Rasi Riadi mengatakan banjir terjadi karena tanggul Sungai Lae Soeraya roboh dan luapan air menggenangi rumah penduduk. Masyarakat mengungsi karena khawatir akan adanya banjir susulan.
"Kami berharap Pemkab Aceh Selatan membangun kembali tanggul sepanjang 210 meter yang roboh. Tanggul roboh tersebut menyebabkan pemukiman penduduk tergenang air dari Sungai Lae Soeraya," kata Rasi Riadi.