Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, produksi padi Kabupaten Bandung pada 2025 mencapai 353.307 ton gabah kering giling (GKG), dengan produksi beras sebesar 204.028 ton, yang menjadi dasar penting dalam menjaga kesinambungan pasokan pangan daerah.

Pada 2026, produksi padi Kabupaten Bandung diproyeksikan meningkat menjadi 480.000 hingga 520.000 ton dari luas tanam sekitar 60.000 hektare, dengan produktivitas rata-rata diperkirakan mencapai delapan ton GKG per hektare.

Untuk mendukung target tersebut, pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga pasokan air bagi lahan pertanian, sehingga kegiatan budidaya dapat berlangsung lebih optimal dan risiko gangguan produksi akibat keterbatasan pengairan dapat ditekan.