NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, menyiapkan pembangunan enam kolam retensi dan pengadaan alat berat untuk memperkuat penanganan banjir, terutama di wilayah Bandung Timur yang masuk kawasan rawan bencana hidrometeorologi.
Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Kamis, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari rencana aksi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, TNI-Polri, BBWS Citarum, serta sejumlah instansi terkait untuk menangani persoalan banjir secara terpadu.
"Ini (persiapan alat berat dan kolam retensi) salah satu bentuk keseriusan dan kami sudah melakukan dan sudah mulai, tinggal sekarang lebih kepada penajaman kepada timeline," kata Dadang dalam rapat koordinasi lintas sektor penanganan banjir di Kabupaten Bandung, Kamis.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bandung, banjir pada Desember 2025 berdampak terhadap 34.497 jiwa di Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang. Sebanyak 457 jiwa diantaranya harus dievakuasi akibat genangan yang mencapai 150 centimeter.