Dia menekankan keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada ketersediaan infrastruktur. Kesiapan kelembagaan, sumber daya manusia, pembiayaan, pemeliharaan peralatan serta tata kelola yang baik juga menjadi faktor penting agar fasilitas pengolahan sampah dapat berfungsi secara optimal.

Dirinya meminta seluruh perangkat daerah terkait mencermati kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program ISWMP di Kabupaten Bekasi sekaligus memperkuat koordinasi bersama pemerintah pusat dan tim pendamping guna memastikan setiap permasalahan ditindaklanjuti secara konkret dengan target penyelesaian yang jelas.

Asep mengaku persoalan pengelolaan sampah menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bekasi seiring meningkatnya kebutuhan terhadap sistem pengolahan sampah yang lebih terpadu serta berkelanjutan.

Selain optimalisasi operasional TPST Kertamukti, pihaknya juga tengah mendorong hadirnya fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pengelolaan sampah di daerah.