Ia berharap pengembangan berbagai fasilitas pengolahan sampah tersebut dapat dilakukan secara terintegrasi sehingga mampu mengurangi beban sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir sekaligus meningkatkan nilai manfaat dari pengelolaan sampah.
"Pastinya saya berharap pertemuan ini akan menghasilkan suatu kesepakatan mengenai langkah-langkah prioritas dan pembagian tanggung jawab yang terukur," katanya.
Asep juga berharap pelaksanaan program ISWMP di Kabupaten Bekasi dapat berjalan optimal sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, World Bank dan para pemangku kepentingan, optimalisasi TPST Kertamukti diharapkan dapat memperkuat kapasitas Kabupaten Bekasi menangani persoalan sampah secara lebih aman, efektif serta berkelanjutan," kata dia.