Rudy menjelaskan gejala awal yang dirasakan para siswa-siswi, yaitu mual dan pusing. Para korban juga telah diobservasi oleh pihak tenaga kesehatan.

"Maka nanti bisa dilihat satu sampai dua jam ke depan siswa-siswi dapat dipulangkan dan beberapa siswa-siswi juga diinfus supaya tidak dehidrasi, cairan juga mencukupi untuk tubuhnya," ucap Rudy.

"Kita ingin memastikan bahwa siswa-siswi pulang ke rumahnya masing-masing dalam kondisi sehat seperti siswa-siswi ini berangkat ke sekolah," tambahnya.