"Langkah penanganan ini merupakan hasil sinergi bersama tim redaksi BPBD, Dinas PRKPLH, Perumdam Tirta Pandulungan, hingga PMI Jember dengan mengerahkan 4 unit mobil tangki kapasitas 5.000 liter," tambahnya.
Di sisi lain, upaya solusi permanen seperti pipanisasi PAMSIMAS juga mulai membuahkan hasil. Wilayah Desa Panduman di Kecamatan Jelbuk kini sudah terlepas dari status darurat krisis air.
"Alhamdulillah untuk Desa Panduman di Kecamatan Jelbuk penanganan dinyatakan selesai dan bantuan air dihentikan karena proyek pipanisasi PAMSIMAS sudah berfungsi penuh menjangkau 102 KK terdampak," tandasnya.
Selain wilayah yang sedang ditangani, BPBD Jember juga terus menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan asesmen berkala di sejumlah titik potensi kekeringan, seperti di Kecamatan Tempurejo, Mayang, dan Rambipuji.