Menurutnya, pembangunan Hotel Haji tidak hanya menjadi fasilitas akomodasi bagi jemaah, tetapi juga bagian dari penguatan ekosistem pelayanan haji di kawasan Bandara Internasional Dhoho.

Pemkab Kediri berharap keberadaan fasilitas tersebut nantinya memberikan manfaat bagi jemaah haji dari Kediri dan wilayah sekitarnya. Selain itu, pembangunan Hotel Haji dinilai berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, mulai dari pembukaan lapangan kerja hingga mendorong pertumbuhan sektor usaha di sekitar lokasi.

Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa lahan tersebut nantinya tidak hanya diproyeksikan untuk pembangunan Hotel Haji, tetapi juga dapat digunakan untuk kantor Kementerian Haji di Kabupaten Kediri.

"Yang insyaallah akan kita gunakan untuk pertama kantor Kementerian Haji Kabupaten, yang kedua dan lebih penting lagi insyaallah kita gunakan untuk hotel haji," ungkapnya.