"Jangan hanya menyuruh memilah, beri tahu juga nilai jualnya. Jika tahu ada potensi pendapatan tambahan, warga pasti lebih termotivasi. Lingkungan bersih terwujud, manfaat ekonomi pun didapat," tutur Fadjar.
Dalam kegiatan edukasi dan pelatihan tersebut, pihaknya melibatkan 60 warga Kelurahan Pulau Panggang yang terdiri dari perwakilan pengurus RT, RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Dasawisma, serta personel Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu Achmad Hariadi menekankan keberlanjutan pemilahan dari hulu sangat menentukan efektivitas pengolahan sampah di hilir.
Untuk itu, kata dia, demi mempertajam pemahaman peserta, Sudin LH menghadirkan Anto (Bang Jos) dari komunitas Indonesia Menuju Hijau (IMH).