"Kalau tidak ada kendala, tahun ini pola kerja sama dengan desa adat rampung. Setelah itu baru bentuk Balawista ini," kata Mahajaya.

Diketahui, kawasan Pantai Goa Lawah selama ini dijaga oleh pecalang dari Desa Adat Pesinggahan. Pantai Goa Lawah sendiri menjadi salah satu lokasi ritual keagamaan umat Hindu di Bali.

Sebelumnya, I Nengah Rima (60) dan Ni Nyoman Simpen (55) tewas terseret ombak saat hendak membasuh kaki di Pantai Goa Lawah pada Jumat (28/8). Rima dan Simpen merupakan pasutri asal Desa Pinggan, Kintamani, Bangli.

Peristiwa tragis itu terjadi saat rombongan keluarga pasutri itu beristirahat di rest area Goa Lawah. Saat berada di bibir pantai, ombak ganas tiba-tiba datang dan menyeret tubuh pasutri tersebut ke tengah laut.