Tokoh masyarakat Desa Pesinggahan, I Putu Juliadi, mengungkapkan kawasan pesisir Pantai Goa Lawah tergolong sangat rawan karena menjadi titik pertemuannya arus laut dari sisi barat dan timur. Pantai Goa Lawah memiliki karakteristik ombak selatan yang agresif, gelombang tinggi (swell) mendadak, serta palung laut dalam di dekat bibir pantai.
"Saat kejadian itu ada arus dari barat dan timur di titik lokasi itu. Arus seperti itu menyeret korban ke tengah laut," jelas Juliadi.
Papan peringatan bahaya sebenarnya sudah terpasang di area tersebut. Sebelum insiden ini, kejadian serupa juga pernah menewaskan seorang remaja saat ritual Banyupinaruh pada 2017 silam.