"Tanah itu harus keluar dari LP2B. Kalau sudah selesai proses administrasi, Insya Allah mudah-mudahan kami jemput ke pusat dan mudah-mudahan 2027 sudah terlihat," kata Adha.

Kepala SRMP 18 Lombok Barat Satria Irwandi mengapresiasi dukungan pemerintah daerah setempat yang berambisi membangun sekolah rakyat di Kecamatan Kuripan.

Ketika sekolah rakyat tersebut rampung dibangun, maka SRMP 18 Lombok Barat yang saat ini berstatus sebagai sekolah rintisan akan pindah ke sana dan tidak lagi menempati bangunan Sentra Paramita Mataram yang merupakan unit pelaksana teknis Kementerian Sosial.

"Saat bangunan sekolah rakyat di Kuripan rampung, kami pindah. Sentra Paramita kembali ke fungsi awal sebagai pusat pelayanan rehabilitasi dan perlindungan sosial kelompok rentan," pungkas Satria.