NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong peningkatan populasi ternak sapi melalui kontes ternak sapi eksotik se-pulau Lombok.
"Tujuan kontes ini untuk menarik minat masyarakat agar mau memelihara sapi eksotik, sehingga populasi ternak di Lombok Tengah terus meningkat," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah Zaenal Arifin di Lombok Tengah, Rabu.
Ia mengatakan, berdasarkan data sementara total populasi ternak sapi di Lombok Tengah hingga September 2026 ini mencapai 175 ribu ekor, baik yang dipelihara secara mandiri maupun kelompok.
Oleh karena itu, melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat memelihara ternak sapi eksotik, karena memiliki nilai jual lebih tinggi bila dibandingkan dengan jenis sapi Bali atau sapi biasa.
"Sapi eksotik ini merupakan bibit unggul yang dibeli dan memiliki genetik yang bagus, sementara sapi Bali genetik nya sudah lama," katanya.
Ia menjelaskan, keunggulan sapi eksotik sendiri terletak pada daging yang lebih mahal dan bobot yang lebih besar, sehingga dihargai dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Untuk menjaga swasembada daging tidak bisa bergantung pada jenis sapi Bali, sehingga sapi eksotik ini harus mulai dikembangkan di Lombok Tengah," katanya.
Ia mengatakan, pendaftaran kontes ternak ini dibuka untuk umum atau se-pulau Lombok dan lokasi kontes di pusatkan di pasar hewan Barebali Lombok Tengah. Kontes ini digelar pada 24-25 Oktober 2026.