Ia mengungkapkan alasan berkurangnya bantuan natura itu pembiayaan dari BNPB juga sudah dihentikan dalam skema penanganan pengungsi. Sehingga semuanya ditangani menggunakan anggaran belanja tidak tetap (BTT) daerah.

"Sehingga waktu tanggap darurat tahap satu, itu nilai efektivitasnya harus diutamakan tanpa menghitung efisiensi, tetapi masih tahap dua ini pertimbangan efisiensi sudah harus dimulai sembari terus mempertahankan efisiensi," kata Gonzalo.

Selain itu, terkhusus kebutuhan air bersih, masih menjadi tanggung jawab pemerintah untuk melayani pengantaran menggunakan mobil tangki setiap hari. Namun, hal tersebut merupakan upaya pemenuhan dalam jangka pendek karena fasilitas penampung air bersih milik warga juga banyak yang terdampak.

Sementara untuk jangka panjangnya, pemerintah segera memperbaiki instalasi pipa air bersih, baik di hulu maupun hilirnya. Upaya tersebut juga sedang dalam proses penataan secara menyeluruh.

"Semua bak penampung itu kapasitasnya sangat tercukupi untuk kebutuhan air bersih," pungkas Gonzalo.