Chandra juga menjelaskan soal kondisi terkini masih ada satu siswa yang dirawat di rumah sakit.

"Sekarang sudah (tinggal) satu orang yang masih dirawat di rumah sakit. Semoga hari ini keluar," jelasnya.

Chandra menambahkan, tercatat ada 172 dapur SPPG di Kabupaten Pati. Ia menyatakan akan mengecek dapur-dapur tersebut.

"Detail aturan yang diberlakukan kepala BGN sekarang ini baru saja. Jadi juknisnya baru kita terima, apa-apa yang menjadi ketentuan akan kita baru rapatkan besok. Kita akan sidak ke semua SPPG, kalau memang tidak layak akan kita usulkan di-suspend sementara sampai mereka melengkapi berkas yang harus mereka lengkapi di dapur MBG," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, para siswa korban keracunan MBG di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, mengeluh nyeri di perut dan mual.

"Memang masih nyeri di perut dan mual-mual memang pengaruh dari bakteri dan masa inkubasi bakteri ada yang 3 hari ada yang 1 minggu seperti mual dan nyeri-nyeri," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pati, Sugiyono saat dimintai konfirmasi lewat pesan singkat, Senin (14/9/2026).