NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu memperkuat budaya memilah sampah dari sumber dan budaya literasi di sejumlah sekolah sebagai upaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan meningkatkan kesadaran akan lingkungan.

“Kami menekankan pentingnya pembiasaan memilah sampah organik, anorganik dan residu secara konsisten di lingkungan sekolah,” kata Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Aceng Zaeni di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan pemerintah ingin menumbuhkan kepedulian anak-anak sejak dini melalui kebiasaan sederhana mulai dari memilah sampah dan menjaga kebersihan sekolah.

Hal ini dilakukan setelah pihaknya melakukan kunjungan di di SMKN 61 Jakarta, Pulau Tidung, dan SMAN 69 Jakarta, Pulau Pramuka pada beberapa waktu yang lalu.

Pembentukan karakter peduli lingkungan merupakan bagian penting dalam menyiapkan SDM Kepulauan Seribu yang berkualitas. Tercatat, gerakan pemilahan sampah dari sumber yang dilakukan oleh masyarakat di daerah kepulauan itu berada di angka 59 persen.