"Mengutip ajaran leluhur, Wakil Bupati Sleman juga mengingatkan filosofi Jawa β€œAjining rogo soko busono” sebagai cerminan bahwa busana merupakan perwujudan kehormatan diri sekaligus sarana pendukung pelestarian budaya bangsa," katanya.

Rangkaian acara yang menjadi bagian terpadu dari Sleman Creative Weeks 2026 serta peringatan Hari Batik Nasional dan Hari Batik Sedunia ini dirancang bukan sekadar ajang pameran visual semata, melainkan sebagai strategi menyeluruh untuk meningkatkan kapasitas serta daya saing para pelaku usaha.

Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Sleman sekaligus Kepala Disperindag Sleman Dwi Wulandari menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan ini dihadirkan sebagai ruang produktif bagi para pengrajin dan pelaku usaha lokal.

"Seluruh rangkaian tersebut dirancang bukan semata-mata sebagai kegiatan promosi, tetapi sebagai ruang untuk mempertemukan pelestarian budaya, kreativitas, peningkatan kapasitas IKM, perluasan jejaring, dan pengembangan pasar," katanya.

Ia juga menambahkan harapan besar agar kegiatan ini memberikan tindak lanjut nyata berupa penguatan branding, inovasi, dan kesiapan IKM untuk terus berkembang secara berkelanjutan.