Suasana pembukaan semakin semarak dan memikat perhatian pengunjung ketika Wakil Bupati Sleman bersama jajaran pimpinan Dekranasda Kabupaten Sleman dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman tampil memukau di panggung catwalk dengan mengenakan batik khas Sleman.

Penampilan tersebut menjadi bentuk apresiasi dan dukungan nyata secara langsung terhadap karya-karya desainer serta pengrajin IKM lokal.

Penyelenggaraan SHFC dan JFR 2026 turut dihadiri oleh jajaran Dekranasda DIY, perwakilan Dekranasda Kabupaten/Kota se-DIY, serta desainer ternama seperti Ella Muwafiq.

Ia mengatakan sinergi lintas sektor ini menjadi wujud kontribusi nyata Kabupaten Sleman dalam memperkuat ekosistem batik dan mendukung Yogyakarta sebagai Kota Batik Dunia.

"Pameran SHFC 2026 sendiri berlangsung hingga 11 Oktober 2026. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap produk fashion, batik, dan kriya lokal semakin dikenal luas, mampu menjangkau pasar yang lebih besar, serta memperkuat kontribusi IKM terhadap pertumbuhan ekonomi dan pengembangan industri kreatif daerah," katanya.