"Hal yang penting lagi, kami juga menggandeng Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) untuk memberikan pelatihan pemaketan dan pemasaran paket wisata. Edukasi wisata seperti petik teh, petik kopi, hingga proses roasting kopi juga menjadi fokus pengembangan," katanya.

Beberapa desa yang mulai menunjukkan komitmennya yaitu Desa Gombong, Surjo, Cepoko Kuning dan Brokoh, Kalirejo, Kuripan dan Pejambon.

Menurut dia, pihaknya memiliki 32 desa wisata unggulan seperti Deswita Pandansari, Pesantren, Pacet, Kedawung dan Sidorejo.

Kehadiran Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Desa Wisata oleh pemerintah daerah, kata dia, dapat mendukung pengembangan desa wisata di daerah ini.