NADIKABAR.COM — Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menerapkan metode tanam benih langsung (tabela) di 19 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) sebagai salah satu upaya meningkatkan efisiensi budi daya dan produksi tanaman pangan di tengah kondisi kemarau panjang.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung Suyanto di Tulungagung, Selasa, mengatakan penerapan tabela merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang dilaksanakan di berbagai daerah, termasuk Tulungagung.
"Walaupun kemarau panjang, kita tetap bisa melakukan tabela atau tanam benih langsung," katanya saat kegiatan tanam tabela di Desa Bendungan, Kecamatan Gondang, Tulungagung.
Menurut Suyanto, metode tabela memiliki sejumlah keunggulan, terutama dalam menekan kebutuhan tenaga kerja karena benih langsung ditanam di lahan tanpa melalui tahapan persemaian seperti metode konvensional.
Selain itu, penerapan tabela diproyeksikan dapat meningkatkan hasil produksi.