"Harmoni harus dirawat melalui dialog yang berkelanjutan. FKUB bersama pemuka lintas agama berkomitmen menjaga kerukunan warga dan berkolaborasi dengan jajaran aparatur," tegas Sodikin.

Di sisi lain, Kepala Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Utara Reza Phahlevi menjelaskan kegiatan tersebut diikuti oleh 100 peserta dari berbagai unsur yang terdiri dari FKUB, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), majelis lintas agama, Tim Terpadu Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), serta perwakilan pengurus rukun warga (RW).

Dia menuturkan pembinaan tersebut merupakan sarana komunikasi dan evaluasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat kerukunan sebagai landasan pembangunan kota.

"Berlandaskan Pancasila dan UUD (Undang-Undang Dasar) 1945, kegiatan ini diharapkan memperkuat komunikasi lintas elemen masyarakat sehingga kerukunan tetap terjaga dan pembangunan kota berjalan lancar," pungkas Reza.