"Melalui kegiatan ini, saya harapkan para guru bisa meyakinkan para pelajar agar menerima informasi dari lembaga pers profesional dan terpercaya yang memberitakan apa adanya sesuai temuan di lapangan," katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Koordinatoriat Jakarta Selatan, Joni Matondang menyoroti keresahan masyarakat akibat maraknya penyebaran berita bohong yang kerap menjadi pemicu provokasi dan berpotensi memicu tawuran di kalangan remaja.

Joni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membentengi generasi muda dari paparan informasi negatif yang dapat merusak moral dan mengancam persatuan bangsa.

"Pemberitaan hoaks di mana-mana sudah menyebar. Maka itu, kita bersama-sama harus menjadi garda terdepan dalam mengatasi permasalahan tersebut," ucapnya.