Nanto menyebut lapak di Setu Babakan jumlahnya mencapai sekitar 224. Jumlah itu dihitung dari seluruh pedagang di dua blok.
"Iya, semua. Sisi timur dan sisi barat, jumlahnya 224. Kayak kemarin bilang cuman 100 sekian itu, itu kan versi dari UMKM blok timur saja. Sebenarnya adalah blok timur dan blok barat," ucapnya.
Nanto menjelaskan, pembongkaran lapak ilegal di Setu Babakan bertujuan untuk menata kawasan tersebut. Rencananya Pemkot Jaksel akan menata saluran air hingga penataan lokasi sebagai cagar budaya.
"Penataan kawasan Setu Babakan sebagai cagar budaya. Itu jadi di situ itu kewenangannya adanya di dinas kebudayaan melalui UPPT Setu Babakan. Nah, kebetulan SDA juga akan merapikan saluran airnya," ungkapnya.